Hewan laut yang paling berbahaya || mau coba berenang disini?
Belut Moray
Barakuda besar
Ikan Pari Gergaji
Atau si Pemegang Pedang Laut Ini adalah makhluk laut yang unik dan memukau. Ciri khasnya adalah moncong panjang dan pipih yang menyerupai gergaji,mereka memiliki moncong seperti gergaji yang khas dan merupakan salah satu ikan terbesar di planet ini, panjangnya mencapai 23 kaki (7m). dipenuhi dengan gigi-gigi tajam. Bentuk tubuhnya yang datar dan sirip dada yang lebar membuatnya mudah dikenali sebagai anggota keluarga pari.
Mengapa Disebut Pari Gergaji? nama "pari gergaji" diberikan karena bentuk moncongnya yang menyerupai gergaji. Moncong ini sebenarnya adalah modifikasi dari hidung yang berfungsi sebagai sensor untuk mendeteksi mangsa dan juga sebagai senjata untuk melumpuhkan mangsa.
Walaupun mereka tidak terlalu agresif terhadap manusia, tetapi moncongnya yang runcing dapat menyebabkan kerusakan serius. Sayangnya, mereka sekarang terancam punah karena penangkapan ikan yang berlebihan dan polusi laut, penangkapan Berlebihan yang mana moncongnya yang unik sering dijadikan hiasan atau trofi.
Ikan pari gergaji umumnya hidup di perairan pantai yang dangkal dan berlumpur. Mereka sering ditemukan di muara sungai, teluk, dan laguna. Sebarannya cukup luas, meliputi wilayah tropis dan subtropis di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Ikan kalajengking
serangan ikan kalajengking sangat dahsyat, walaupun memiliki warna dan pola yang sangat beragam, mulai dari merah cerah, oranye, hingga cokelat gelap. Beberapa jenis bahkan memiliki kemampuan untuk mengubah warna tubuhnya untuk berkamuflase.
Ikan kalajengking memiliki duri-duri tajam yang dilapisi lendir berbisa. Duri ini terletak di sirip punggung, sirip dada, dan sirip perut. Ketika terancam atau disentuh, mereka akan menegakkan duri-duri ini dan menyuntikkan racun ke dalam tubuh musuhnya, meskipun racunnya tidak fatal bagi manusia, gejalanya dapat meliputi rasa sakit yang hebat dan pembengkakan, yang seringkali memerlukan perawatan di rumah sakit.
Ikan kalajengking ini dapat ditemukan di berbagai perairan tropis dan sedang di seluruh dunia, terutama di daerah berbatu, terumbu karang, dan padang lamun. Mereka sering bersembunyi di celah-celah batu atau di bawah pasir untuk menghindari predator.
Stargazer fish
ikan Stargazer sama sekali tidak manis. Mampu menghasilkan racun dan sengatan listrik, menghabiskan sebagian besar waktunya terkubur di bawah pasir, dengan hanya wajahnya yang terlihat. Saat terancam, mereka dapat memancarkan hingga 50 volt listrik melalui mata, sementara punggung mereka dilengkapi dengan duri berbisa yang terletak di dekat insang dan sirip punggung. Duri ini digunakan untuk melumpuhkan mangsa dan sebagai mekanisme pertahanan diri.
Man O' War Portugis
Ubur-ubur Man O' War Portugis (Physalia physalis) adalah salah satu makhluk laut yang paling menarik perhatian karena bentuknya yang unik dan sengatannya yang sangat menyakitkan. Meskipun sering disebut sebagai ubur-ubur, sebenarnya hewan ini bukan ubur-ubur sejati, Hah ko bisa? Bertentangan dengan kepercayaan umum, itu bukanlah ubur-ubur melainkan siphonophore, koloni organisme individual yang bekerja sama. Tentakelnya yang panjang, dapat meregang hingga 100 kaki (30 m), memberikan sengatan yang sangat menyakitkan melalui sel-sel berbisa, yang menyebabkan bekas luka merah dan rasa tidak nyaman yang dapat berlangsung selama berminggu-minggu.
Kenapa ya bisa disebut Man O' War Portugis? Nama "Man O' War Portugis" diberikan karena konon katanya bentuk tubuhnya yang menyerupai kapal perang Portugis di abad ke-18. Bagian atasnya yang berbentuk gelembung transparan menyerupai layar kapal, sedangkan tentakel-tentakel panjangnya seperti tali jangkar.
Cumi cumi piyama belang
Mengapa bisa di sebut cumi piyama belang?Nama "piyama belang" diberikan karena pola garis-garis hitam pada tubuhnya yang mirip dengan motif piyama. Meskipun namanya lucu, cumi-cumi bergaris-piyama sebenarnya berbisa dan beracun. Berasal dari Australia, panjangnya hanya satu inci (3 cm).
Cumi-cumi ini memiliki lendir beracun yang dapat membahayakan predator. Sistem kerja lendir ini berfungsi ketika ia merasa terancam, maka mereka akan mengeluarkan lendir ini untuk mengusir predator. Cumi-cumi piyama belang biasanya hidup di perairan dangkal dan terumbu karang. Mereka sering ditemukan di daerah Indo-Pasifik.
Bintang laut mahkota duri
Bintang laut mahkota duri (Acanthaster planci) adalah salah satu ancaman terbesar bagi ekosistem terumbu karang di dunia. Hewan ini memiliki penampilan yang cukup unik dengan duri-duri tajam yang menutupi seluruh tubuhnya. Bahkan bintang laut yang satu ini sering disebut sebagai musuh bebuyutan terumbu karang.
Mengapa demikian? Bintang laut mahkota duri adalah predator karang yang sangat rakus. Mereka memakan polip karang, bagian hidup dari terumbu karang, dengan cara mengeluarkan perutnya dan menyelimuti karang. Bagi manusia, bintang laut mahkota duri juga dapat menimbulkan masalah yang sama – makhluk cantik ini (sering kali berwarna merah muda atau ungu terang) ditutupi duri-duri tajam yang mengandung racun beracun, yang dapat menyebabkan rasa sakit yang menyiksa, kerusakan jaringan, dan hati.
Hiu banteng
Secara umum, panjang tubuh hiu banteng yang tergolong dewasa berkisar antara 200–220 sentimeter. Pada hiu banteng jantan, kedewasaan tercapai ketika panjang tubuhnya antara 197–226 sentimeter. Sedangkan hiu banteng betina mencapai kedewasaan ketika panjang tubuhnya antara 180–230 sentimeter. Hiu banteng dengan panjang tubuh sekitar 340 sentimeter dapat ditemukan di Atlantik Utara.
Hiu banteng dapat berkembang biak di air asin dan air tawar, yang berarti mereka muncul di tempat-tempat yang paling tidak anda duga seperti pantai dan sungai. Kemampuan hiu banteng untuk hidup di air tawar merupakan adaptasi yang unik. Ginjal mereka memiliki kemampuan untuk mengatur kadar garam dalam tubuh, sehingga mereka dapat bertahan hidup di lingkungan yang berbeda-beda. Hiu banteng terdaftar sebagai 'Hampir Terancam' dalam Daftar Merah IUCN karena hilangnya habitat dan penangkapan ikan yang berlebihan.
Hiu macan
Buaya air asin
Mereka bahkan tidur dengan satu mata terbuka (untuk memperkirakan mangsa). Buaya air asin bertanggung jawab atas ratusan serangan di seluruh dunia. Biasanya Buaya air asin sangat adaptif dan dapat hidup di berbagai habitat, mulai dari air tawar hingga air asin. Mereka sering ditemukan di: Muara sungai, Rawa-rawa Terutama rawa bakau, dan pantai.
Nah itu dia beberapa hewan laut yang berbahaya. Di daerah kalian ada ga nih hewan berbahaya seperti ini? Tulis di kolom komentar yaa











Komentar
Posting Komentar