tradisi unik sebelum menikah

Tradisi unik sebelum menikah yang ada di dunia




Pernikahan merupakan suatu momentum yang sakral bagi setiap orang, tapi sebelum memulai acara pernikahan terdapat tradisi yang harus dilakukan di beberapa daerah, berikut aku akan menampilkan beberapa tradisi unik sebelum menikah yang ada di dunia versi funfacts dunia.









Kumbh vivah



Kumbh vivah adalah suatu tradisi yang mewajibkan seorang perempuan untuk menikahi pohon sebelum melangsungkan pernikahan yang sebenarnya. Tradisi Kumbh Vivah terutama ditemukan di India, khususnya di daerah-daerah pedesaan. Ritual unik ini seringkali dilakukan di desa-desa kecil yang masih memegang teguh tradisi kuno.

Nah alasan dari tradisi kumbh vivah ini karna diyakini bisa mematahkan kutukan bagi wanita yang lahir di bawah mangal dosa yang merupakan kombinasi astrologi yang di anggap sial oleh kepercayaan orang India. Selain tradisi menikahi pohon, di India juga ada tradisi dimana sang wanita sebelum menikah harus pesta henna bagi perempuan yang menikah. Pesta ini hanya dihadiri oleh kerabat dan sahabat pengantin perempuan. Menggambar henna pada tangan pengantin perempuan dipercaya sebagai simbol kesuburan. Semakin gelap warna henna yang digunakan, semakin baik juga kesuburan untuk pengantin.

Gemuk dulu baru nikah


Di beberapa suku di Afrika, terutama di wilayah sub-Sahara, terdapat tradisi unik di mana calon pengantin wanita diharapkan untuk menggemukkan diri sebelum menikah. Tradisi ini seringkali dikaitkan dengan pandangan bahwa tubuh yang berisi adalah simbol kecantikan, kesuburan, dan status sosial yang tinggi.

Hmm terkesan body shaming yaa, tapi menurut kepercayaan Mauritania, gemuknya seorang perempuan bisa membawa kesejahteraan bagi rumah tangga mereka kelak. Makanya saat usia anak perempuan beranjak dewasa ia akan dipaksa untuk memakan gandum dan minum air sebanyak mungkin agar bisa menikah, hmm kok jadi sedih yaa

Tradisi zuo tang


Tradisi zuo tang atau "duduk di aula" adalah sebuah kebiasaan unik yang berasal dari suku Tujia di China, khususnya di wilayah Provinsi Hunan, Hubei, Guizhou, dan Chongqing. Tradisi ini mengharuskan calon pengantin wanita untuk menangis selama satu jam setiap hari selama 30 hari menjelang pernikahan. Tidak hanya pengantin wanita, ibu, nenek, dan saudara perempuannya juga ikut menangis bersama.

Tangisan dianggap sebagai ekspresi kegembiraan yang tulus dan mendalam. Menangis dianggap sebagai cara untuk melepaskan emosi dan menyambut babak baru dalam hidup, dan menurut kepercayaan mereka tangisan ini maka pernikahan nya nanti hanya ada kesenangan.

Tradisi gubuk cinta


tradisi gubuk cinta sebelum menikah, khususnya yang dipraktikkan oleh suku Kreung di Kamboja dan Thailand.
Tradisi gubuk cinta merupakan salah satu aspek yang paling menonjol dalam budaya suku Kreung. Ini adalah sebuah praktik di mana seorang gadis remaja suku Kreung akan diberikan sebuah gubuk kecil yang terpisah dari pemukiman utama sebagai tempat baginya untuk berinteraksi dengan pemuda-pemuda desa dan mencari calon suami.

Source: Tradisiunik

Komentar